Pasuruan Jaga Produksi Garam dengan Ramsol

Pasuruan Jaga Produksi Garam dengan Ramsol

Petani Garam Kabupaten Pasuruan dengan bimbingan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pasuruan, tahun ini sedang mencoba teknik baru.

Teknik baru itu adalah menggunakan zat aditif (baca: tambahan) yang disebut dengan ramsol dalam pengelolaan produksi garam.

Zat aditif (ramsol) tersebut digunakan di petak-petak tambak bersama air laut yang fungsinya untuk mempercepat proses pengkristalan garam dan meningkatkan kadar yodium. Sehingga apabila cuaca sedikit mendung maka proses produksi garam diharapkan tidak terganggu.

“Untuk hasil panenan berupa garam yang telah jadi pun nantinya akan dapat bertahan warnanya tetap putih dan tidak gampang berubah menjadi agak kekuningan seperti selama ini apabila garam disimpan terlalu lama di gudang,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pasuruan, Sulistyowati, di Pasuruan, Senin (18/7/2011).

Seperti diketahui, di Jawa Timur ada 40 daerah yang menerima bantuan pemerintah melalui program usaha garam rakyat ini. Meskipun Kabupaten Pasuruan bukan sentra penghasil garam, diharapkan kenaikan produksi garamnya dapat menyokong hasil produksi garam di Jawa Timur sehingga kebutuhan garam nasional dapat terpenuhi dan mengurangi impor garam guna memenuhi kebutuhan garam untuk industri.

Negara Indonesia merupakan negara yang memiliki garis pantai terpanjang, namun produksi garamnya masih jauh guna memenuhi kebutuhan dalam negeri, apalagi mengekspor?
(Robert Ardyanto Dwi Setiawan/SUN TV/ade)