Pelukis Pasuruan: Pejuang Pasuruan dalam Kesenian

Pelukis Pasuruan: Pejuang Pasuruan dalam Kesenian

Pelukis Pasuruan Promosikan Pasuruan dengan Biaya Urunan

Pelukis Pasuruan hari ini berkemas setelah 1 bulan lamanya adakan pameran bertema MENITI PAWITRA. Tema ini diusung di pagelaran PASURUAN BERKISAH #3 di House of Sampoerna, Surabaya.

Meniti Pawitra merupakan event ketiga dari rangkaian proyek bernama Pasuruan Berkisah yang digagas oleh Komunitas Bolo Kulon sebagai upaya memperkenalkan Pasuruan melalui karya seni.

Pasuruan Berkisah #1 diadakan di Bromo Art Space, Nongkojajar pada tahun 2014. Sedangkan  Pasuruan Berkisah #2 dihelat di Ruko JTC (Japanan Trade Center) di tahun 2015.

Yang membuat kita terhenyak adalah: 10 pelukis Pasuruan ini membiayai sendiri pameran lukisan mereka dengan merogoh kocek mereka masing-masing, tanpa ada bantuan dari pemerintah daerah..!

pelukis-pasuruan

dari kiri ke kanan: Achmad Toriq, Afif AF, Agung Prabowo, Hafidz Ramadhan S, Zuhkhriyan Zakaria (kurator pameran), Hasan Saifudin, Karyono, M. Medik, Nofi Sucipto, Toni Ja’far, Yunizar Mursidi dan MC dari House of Sampoerna

Pihak House of Sampoerna saja kaget saat komunitas ini mengajukan permohonan tempat. Sebagai apresiasi, Pihak House of Sampoerna menanggung biaya sewa gedung. Tak hanya itu saja, “Kami sangat berterima kasih, saat berkerjasama dengan pihak Sampoerna untuk pameran di House of Sampoerna. Karena untuk segi biaya yang dikeluarkan tidak begitu banyak. Gedung, konsumsi, banner, poster, dll ditanggung oleh pihak Sampoerna. Kami sangat terbantu..” tutur Agung Prabowo, yang kali ini ditunjuk menjadi ketua pelaksana event oleh  komunitas Bolo Kulon pada reporter pasuruan[dot]biz.

Komunitas Bolo Kulon merupakan basis seni rupa di Pasuruan barat, sebagian besar pelukis berasal dari wilayah Kabupaten Pasuruan bagian barat meliputi Bangil, Beji, Gempol, Pandaan, dan lain lain. Menghasilkan karya seni rupa dengan melibatkan kondisi sekitar sebagai materi karya merupakan cikal bakal hadirnya komunitas ini. Komunitas Bolo Kulon tidak ada ketua. Hanya saat ada event, maka ditunjuk ketua pelaksana event. Kali ini saya yang ketiban sampur” lanjut Agung Prabowo.

Lalu apa maksud dari tema Meniti Pawitra ?

Baca: Meniti Pawitra – Pasuruan Berkisah #3 Sedot Pengunjung House of Sampoerna << klik

 

.